Kunjungan Industri Ke Pabrik SGM Prambanan Klaten

Minggu lalu, kampusku mengadakan kunjungan industri ke pabrik SGM Prambanan, Klaten, untuk mengenal proses produksi susu SGM, PT Sarihusada dan Danone.

sarihusada prambanan
Foto pinjam dari www.beyourselfwoman.com

Waktu masih kecil, apakah kamu pernah minum susu SGM? Aku pernah karena aku anak botol. Heheheee.... Itu bukan karena ibuku malas atau nggak paham manfaat ASI ya, tapi memang ASI ibuku tidak bisa bikin aku kenyang. Rasanya bagaimana? Yah, sudah lupa.

Tadinya aku membayangkan di sana akan ada banyak sapi, terus diperas, terus diproses dan terakhir dikemas. Bagaimana kenyataannya?

SEKILAS SGM, SARIHUSADA, DANONE


Jadi, SGM itu adalah merk susu, yaitu SGM Eksplor untuk balita dan anak sampai usia 12 tahun, SGM Aktif untuk anak-anak yang aktif di luar rumah serta SGM Bunda untuk ibu hamil dan ibu menyusui. SGM diproduksi oleh PT Sarihusada Generasi Mahardika yang berada dibawah divisi Specialized Nutrition Danone.


Meski memproduksi susu bagi anak-anak, SGM menegaskan tidak akan menggantikan ASI. SGM tetap pada misi awal didirikannya tahun 1954, yaitu mewujudkan Program Kecukupan Protein Nasional yang diselenggarakan pemerintah Indonesia dan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Ketika itu Indonesia yang sedang berusaha bangkit setelah kemerdekaan menghadapi masalah kekurangan gizi yang sangat memprihatinkan.

sgm sarihusada

Sarihusada memiliki 3 pusat penelitian, yaitu di Belanda, Singapura dan Yogyakarta. Di Yogyakarta, lokasi Sarihusada ada di Muja Muju. Sedangkan yang aku datangi itu terletak di Prambanan, Klaten, Jawa Tengah dan merupakan pabrik Danone yang terbesar se Asia Pasifik.

Jika teman-teman selepas sarjana ingin bekerja di sini, banyak keahlian yang dibutuhkan, antara lain akuntansi, psikologi, manajemen, gizi, MIPA kimia, teknik kimia dan masih banyak lagi. Untuk jurusan Teknologi Pertanian dan Pangan sendiri, yang banyak dibutuhkan adalah dari jurusan Teknologi Industri Pertanian (TIP), meski jurusan lain juga ada. Aku tidak sempat bertanya mengapa sarjana TIP lebih banyak dari sarjana Teknologi Pangan disana? Menurut mamahku, kemungkinan karena kebutuhan untuk memonitor vendor dan delivery sangat besar. Ingat ya, ini merupakan pabrik Danone terbesar se Asia Pasifik. Job description seperti itu biasanya merupakan bagian dari PPIC (Production Planning and Inventory Control) yang dipegang lulusan teknik industri. Mamahku sendiri sudah pernah jadi PPIC staff.

SGM Factory Visit


Kunjungan diawali dengan sambutan oleh mbak Dewi Ardika Sari sebagai perwakilan dari Sarihusada. Kami harus mengisi formulir dulu untuk dimasukkan ke data pengunjung pabrik sekaligus sebagai pernyataan bahwa kami cukup sehat untuk kunjungan ini. Mbak Dewi menuturkan tentang Danone yang ternyata sudah berusia 100 tahun.

Mbak Dewi juga bercerita tentang program CSR (Corporate Social Responsibility) yang dijalankan oleh Sarihusada yaitu desa binaan, bantuan ke rumah sakit dan pengembangan kampung tempe. Untuk tempenya ini aku sudah pernah mencicipi. Saking higienisnya, meski masih mentah, tempenya sudah bisa dicemil. Tapi kalau mau enak, ya dimasak dulu. Keripik tempenya juga enak, ada yang rasa pedas.

pabrik sgm

Karena jumlah kami banyak, kira-kira 150 orang, kami harus masuk secara bergantian. Selain untuk keselamatan, juga agar tidak mengganggu pekerjaan. Pabrik ini beroperasi 24 jam sehari dengan 3 shift. Jadi pabrik tidak pernah tutup dan mesin selalu beroperasi. Istirahat total hanya dilakukan selama 1 jam tiap Jumat pas jam sholat Jumat.


Kami tidak masuk terlalu jauh ke dalam karena ini bukan tempat wisata. Banyak ruangan yang tidak bisa menampung semua pengunjung. Heheheee.... Untuk rombongan besar memang ada pembatasan. Namun demikian, para dosen pendamping diajak masuk ke beberapa tempat penting lain, antara lain laboratorium. Nah, enak tu jadi dosen. Ayo belajar yang giat, biar jadi dosen!

Kami sempat melihat spray drier, yaitu mesin untuk mengubah susu yang liquid menjadi powder. Detil prosesnya aku catat sih, tapi nggak perlu aku posting disini kali, ya. 

Nah, ternyata di pabrik SGM Prambanan, Klaten, itu tidak ada sapinya. Menyenangkan bisa ikut kunjungan industri ke pabrik SGM ini. Aku berharap ada kunjungan-kunjungan seperti ini lagi. Belajar di kampus jadi lebih bersemangat jika bisa melihat hubungannya dengan apa yang akan kita kerjakan setelah lulus nanti.

Share:
spacer

No comments:

Post a Comment

Comments are moderated. Thank you.